Detik-detik Penaikan Bendera 17 Agustus 2023

Kebakkramat - Pagi ini, suasana di lapangan upacara Serbaguna Kebakkramat dipenuhi antusiasme dan semangat juang. Para peserta upacara sudah berkumpul sejak pagi hari untuk mempersiapkan penyelenggaraan acara penaikan dan penurunan bendera dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78.
Pukul 8.50 pagi, upacara penaikan bendera sang saka merah putih dimulai dengan khidmat. Komandan Paskibra Aldion Bintang dan Gabriella memimpin jalannya acara secara tertib. Adinda, salah seorang siswi SMPN 1 Kebakkramat, dipercaya sebagai pembawa baki bendera yang akan mendampingi prosesi penaikan dan penurunan bendera merah putih.
Tidak hanya siswa dari SMPN 1 Kebakkramat yang terlibat dalam upacara ini, namun juga melibatkan beberapa sekolah lainnya di daerah ini. SMPN 2 Kebakkramat turut berpartisipasi dengan menghadirkan kesenian ansambel dan paduan suara yang akan menghibur selama acara berlangsung. Sementara itu, para siswa dari SMPN 3 Kebakkramat hadir sebagai peserta upacara dengan penuh semangat.
Tidak hanya sekolah menengah pertama, SMA 1 Kebakkramat juga berpartisipasi dalam upacara ini dengan mengirimkan siswa-siswinya sebagai peserta upacara dan anggota Palang Merah Remaja (PMR). Keikutsertaan mereka menunjukkan semangat kebersamaan dalam peringatan kemerdekaan.
Tak ketinggalan, peran sekolah dasar juga sangat penting dalam upacara ini. SD 1 Nangsri turut memeriahkan acara dengan kepiawaian drumband mereka yang menghipnotis penonton dengan irama dan gerakan yang dinamis. SD 3 Kemiri juga berpartisipasi sebagai peserta, melibatkan murid-muridnya yang bersemangat.
Selain itu, Perguruan Pencak Silat Kecamatan Kebakkramat juga turut ambil bagian di dalam upacara ini. Kami berkesempatan mewawancarai Pelatih Perguruan Silat yang ikut serta dalam acara tersebut. Ketika ditanya tentang asal-usul perguruan tersebut, beliau menjelaskan bahwa perguruan tersebut merupakan kumpulan dari Perguruan Pencak Silat di kecamatan Kebakkramat. Mereka dihubungi langsung oleh Pak Camat untuk hadir dan tampil dalam upacara penaikan bendera.
Dari 22 ormas paguyuban silat yang ada, hanya 7 perguruan yang dapat tampil dalam acara ini. Dalam kesempatan ini, yang tampil hanya 5 perguruan, dikarenakan ada dua perguruan lainnya yang memiliki acara penting pada saat yang sama. Beberapa perguruan yang tampil hari ini antara lain Psht, tapak suci, kera sakti, dan beberapa perguruan lainnya. Para pesilat dari perguruan-perguruan tersebut telah berlatih dengan tekun dan semangat tinggi untuk memberikan penampilan yang spektakuler di hadapan para penonton.
Selama acara penaikan bendera, para pesilat memperlihatkan kemampuan mereka dalam berbagai gerakan pencak silat yang memukau. Mereka menggambarkan kekuatan, kecepatan, dan ketangkasan melalui langkah-langkah yang harmonis dan penuh keindahan. Setiap gerakan mereka dipadu dengan irama musik yang menggelegar, menciptakan suasana yang semakin membangkitkan semangat persatuan dan nasionalisme.
Tidak hanya itu, perguruan silat juga menyampaikan pesan-pesan tentang pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dalam penampilan mereka, para pesilat secara simbolis menunjukkan bahwa bangsa ini harus bersatu padu dan rukun, serta menjaga persatuan dalam keragaman.
Tak hanya mendapatkan apresiasi dari para penonton, upacara penaikan bendera 17 Agustus ini juga dihadiri oleh pejabat daerah dan tokoh masyarakat setempat. Mereka memberikan penghargaan dan dukungan atas semangat dan kekompakan yang ditunjukkan oleh seluruh peserta yang terlibat dalam upacara.
Dengan selesainya upacara penaikan bendera ini, tanah air kita yang tercinta semakin mengokohkan jati dirinya sebagai bangsa yang merdeka. Semangat kemerdekaan tetap terus berkobar di hati setiap warga negara, mengingatkan kita akan perjuangan para pahlawan yang telah berkorban untuk kemerdekaan bangsa ini.
Upacara penurunan bendera pun dilaksanakan dengan khidmat sebagai tanda penghormatan terakhir untuk Sang Merah Putih. Para peserta mengucapkan terima kasih dan berjanji akan terus menjaga dan mempertahankan kebebasan yang sudah diraih dengan susah payah oleh para pendahulu kita.
Selesainya upacara bendera di selimuti suasana haru dari para anggota paskibra juga orang tua mereka yang bangga terhadap anak- anaknya yang berhasil menjalankan tugasnya untuk melaksanakan upacara dengan baik.
Kami para tim jurnalis dari smp 1 kebakkramat mempunyai kesempatan untuk mewawancarai salah satu wali murid dari peserta paskibra yaitu ayahanda dari Gabriella sang pemimpin pasukan, saat kami bertanya bagaimana perasaannya beliau melihat anaknya yang telah berhasil melaksanakan tugasnya sebagai pengibar bendera pun dijawab dengan semangat dan yakin " Saya yakin Gabriella sudah melaksanakan tugasnya dengan sangat baik dan saya juga sangat bangga terhadap anak saya yang telah berusaha sebaik mungkin untuk acara kali ini " Ucap beliau dengan semangat.
Bukan cuma mewawancarai wali murid kami sempat kan juga mewawancarai beberapa anggota paskibra untuk ajukan beberapa pertanyaan.
“ Pengalaman menjadi anggota Paskibraka memiliki dua sisi, yaitu suka dan duka. Meskipun menjadi impian sejak SD dan didukung oleh keluarga, menjadi anggota Paskibraka juga memiliki tantangan. Salah satunya adalah kesulitan dalam mengatur waktu antara kegiatan Paskibraka dan belajar di sekolah. Namun, dengan tekad dan kesungguhan, namun alhamdulillah saya berhasil menghadapinya.
Pengalaman ini memberikan banyak pelajaran berharga bagi saya, seperti tanggung jawab, disiplin, manajemen waktu, dan kepemimpinan. Selain itu, saya juga belajar keterampilan teknis seperti baris berbaris. Pengalaman ini membentuk karakter menjadi pribadi yang bertanggung jawab, cerdas, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang baik.
Secara keseluruhan, pengalaman menjadi anggota Paskibraka adalah pengalaman yang berharga dan menarik. Meskipun banyak tantangan menghadang, saya berhasil menghadapinya dengan ikhlas dan mendapatkan banyak manfaat dari pengalaman tersebut. “. Jawab Aldion Bintang sebagai salah satu anggota paskibra yang kami wawancara
Tidak hanya mewawancarai satu anggota kami juga mewawancarai anggota lainnya.
“Pengalaman menjadi anggota Paskibraka sangat membanggakan dan penuh kebahagiaan. Proses seleksi yang berhasil dilalui dan niat yang kuat untuk mengikuti Paskibraka menjadi faktor penting dalam perasaan senang tersebut.
Dalam setiap kegiatan, baik latihan maupun pelaksanaan, pasti ada suka dan duka yang menyatu. Meskipun orang lain mungkin tidak dapat merasakan apa yang anggota Paskibraka rasakan, seperti rasa gugup dan jantung yang berdebar saat melaksanakan tugas, lelahnya berlatih dibawah sinar terik matahari, ketinggalan mata pelajaran, dan lainnya. Tetapi pengalaman ini sangat berarti bagi anggota Paskibraka.
Meskipun merasa lelah, anggota Paskibraka diajarkan untuk tidak mengeluh dan menunjukkan rasa lelah. Latihan yang berlangsung selama kurang lebih 3 minggu memberikan beban fisik dan mental yang cukup besar, tetapi anggota Paskibraka tetap berusaha untuk menjalani dengan penuh semangat dan dedikasi.
Secara keseluruhan, pengalaman menjadi anggota Paskibraka adalah pengalaman yang membanggakan, penuh suka cita, dan tantangan. Meskipun ada rasa lelah dan kesulitan, semangat dan dedikasi anggota Paskibraka tetap terjaga untuk menjalani tugas dengan baik.” Jawab Zahra Us Sita, salah satu anggota paskibra yang kebetulan kami wawancarai
Dengan begitu…
Selesai sudah kegiatan upacara pada hari ini. Semoga dengan semangat yang membara, kita melangkah maju menuju masa depan yang lebih baik. Semoga semangat kemerdekaan ini senantiasa hadir dalam setiap langkah kita dan menjadi pendorong untuk terus berjuang demi kemajuan bangsa Indonesia. Selamat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78! Merdeka!
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Program Pembiasaan Jum’at: Inovasi Pembentukan Karakter di SMP Negeri 1 Kebakkramat
KARANGANYAR- Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) telah dilaksanakan oleh seluruh mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Matematika, Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan IPA, Pend
Peringatan Hari Sumpah Pemuda Di SMP N 1 Kebakkramat
Kebakkramat, 28 oktober 2024 Podcast_0.1fm_Speak Up_Pagi ini, Spensaba memperingati hari sumpah pemuda yang ke -96 tahun. Di usia peringatan Sejarah perjuangan yang hampir 100 tahun in
Spensaba Menyambut Pak Jokowi Kundur Solo
Podcast_01fm_SpeakUp_Minggu sore ini arus lalu lintas di sepanjang jalan Adi Sucipto macet. Banyak terlihat barisan siswa yang berdiri di pinggiran jalan. Mereka tampak bersemangat berb
Jumat Sehat Bersama Biro Hukum Polres Karanganyar
Podcast_01FM_Speakup – Pagi ini, SMP N 1 Kebakkramat mencuri pandangan khalayak umum yang kebetulan melintas. Tidak seperti biasanya, hari ini seluruh siswa berbondong-bondong men
Hidup Sehat tanpa Rokok, Miras, Narkoba
Halo Sobat SPENSABA! Pada tanggal 30 September sampai pada 4 Oktober SMP Negeri 1 Kebakkramat mengadakan kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau se
17 AGUSTUS SPENSABA 2024
Hallo sobat spensaba, apa kabar nih? semoga sehat selalu ya. Kalian sudah tau belum bahwa, SMPN 1 Kebakkramat mengadakan lomba untuk memeriahkan hari kemerdekaan indonesia. Jadi tangg
Pelantikan Rohis Periode 2024/2025
Pelantikan Pengurus Rohis SMP Negeri 1 Kebakkramat Masa Bakti 2024/2025 dilaksanakan pada hari Jumat 31 Mei 2024. Kegiatan pelantikan tahun ini digelar di Serambi Musholah SMP Negeri 1
GABS PUSKESMAS 1 KEBAKKRAMAT
Hai hai sobat Spensaba hari ini di SMPN 1 Kebakkramat akan mengadakan Jumat sehat dengan Puskesmas 1 Kebakkramat. Nah acara ini diperuntukkan untuk remaja dengan gerakan aksi bergizi se
Upacara Hari Kebangkitan Nasional di SMP Negeri 1 Kebakkramat yang berjalan dengan khidmat
Pada pagi yang cerah ini, SMP Negeri 1 Kebakkramat merayakan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-116 dengan penuh semangat dan kebanggaan. Dipimpin oleh Bapak Nur Nugroho S.Pd, upacara te
Siswa dan Siswi SMP N 1 Kebbakramat Ikuti Lomba MAPSI 2024
SMP Negeri 1 Kebakkramat kembali mengirimkan 10 siswa-siswinya untuk berpartisipasi dalam Lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) Tingkat Kabupaten Karangany